Aku, Putih Abu-Abu, dan Mahasiswa

Sumber: google.co

Oleh: Hani Azizah
(A'dho' UKMU Nafilah 2017, Mahasiswa Ekonomi Syariah)


Kaki kucobakan tetap berpijak, bahkan di kala sulit datang menyapa
Entah berapa ribu keringat mengalir tanpa menyerah
Membasahi perjuangan menyelesaikan masa putih abu-abu

Dan kini, telah usai sudah masa itu terlalui
Ingin rasanya melangkah menjadi mahasiswa
Masa keidealisan membersamai langkah perjuangannya
Apakah aku bisa?
Ketika sesuap nasi saja tak mampu kugenggam

Tetapi suara hati selalu berbisik,
“Ayo tetaplah melangkah,”
Ilmu itu memudahkan, bukanlah sebaliknya
Ku pernah mendengar semua yang baik perlu perjuangan
Maka kuawali semua dengan dengan basmalah
Restu orang tua tiada sekalipun aku lupakan
Ialah ucapan mereka,
“Kejarlah ilmu hingga usia tiada”
Yang kupegangi selamanya

Pangkat mahasiswa kini telah kujabat
Ya, MAHASISWA
Kini kuraih dengan hebatnya
Itu semua berkat usaha dan terkabulnya doa

Menjadi “maha” adalah pertanggungjawaban
Bermanfaatnya ilmu itu tujuan yang harus dilakukan
Semoga saja kewajiban ini bisa dipertahankan
Janganlah menyerah karena sebuah keadaan
Justru ubahlah semua itu dengan ikhtiar dan tawakkal
Kepada Dia yang memiliki kekuasaan

-Kelas Jurnalistik 2018



Komentar