Penulis: Anis Farida Husna
Salah satu bidang ilmu dalam kajian sastra arab adalah ilmu balaghah atau popular di kenal sebagai stilistika arab. Arti balaghah secara etimologi (bahasa) adalah sampai dan berakhir sedangkan secara terminologi (istilah) balaghah adalah sifat dari sebuah ungkapan perkataan dan orang yang mengucapkan saja. Balaghah adalah mengungkapkan makna yang indah dengan jelas yang menggunakan ungkapan yang benar, ber pengaruh terhadap jiwa dan tetap menjaga relevansi setiap kalimatnya dengan tempat diungkapkannya serta memperhatikan kecocokan dengan pihak yang diajak berbicara.
Secara umum, balaghah adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mengolah kata atau susunan kalimat bahasa arab yang indah namun tetap menjaga kejelasan makna dengan juga memperhatikan situasi dan kondisi saat ungkapan tersebut terjadi. Ilmu ini sangat penting dalam memahami Al-Qur’an karena Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab yang memiliki tingkat keindahan dan kefasihan yang tinggi. Dalam artikel ini, kita akan membahas tiga cabang utama ilmu Balaghah: Ma’ani, Bayan, dan Badi’, serta contohnya dalam Al-Qur’an. Masing masing dari ketiga cabang ilmu tersebut memilki kekhususannya sendiri dalam gaya bahasa.
Ma’ani: Memahami Makna yang Tersirat
Ma’ani adalah ilmu yang mempelajari makna yang tersirat dalam suatu kalimat. Dalam Al-Qur’an, banyak ayat yang menggunakan bahasa kiasan atau metafora untuk menyampaikan pesan-pesan yang mendalam.
Contoh Ilmu Ma’ani dalam Al-Qur’an:
- Surah Al-Baqarah ayat 286: “لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا” (Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya). Ayat ini mengandung makna bahwa Allah tidak akan memberikan ujian yang melebihi kemampuan hamba-Nya.
- Surah Al-Ankabut ayat 41: “مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاءَ كَمَثَلِ الْعَنكَبُوتِ” (Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba). Ayat ini menggunakan metafora untuk menggambarkan kelemahan mereka.
- Surah Al-Hadid ayat 20: “اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ” (Ketahuilah bahwa kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau). Ayat ini menggunakan kiasan untuk menggambarkan sifat sementara dan tidak pentingnya kehidupan dunia.
Bayan: Menjelaskan dengan Jelas dan Tepat
Bayan adalah ilmu yang mempelajari cara menjelaskan sesuatu dengan jelas dan tepat. Dalam Al-Qur’an, banyak ayat yang menggunakan gaya bahasa yang sangat jelas dan mudah dipahami.
Contoh Ilmu Bayan dalam Al-Qur’an:
- Surah Al-Ikhlas ayat 1: “قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ” (Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa). Ayat ini dengan jelas menyatakan keesaan Allah tanpa ada keraguan sedikit pun.
- Surah Al-Baqarah ayat 2: “ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ” (Kitab (Al-Qur’an))ini tidak ada keraguan padanya). Ayat ini menegaskan keotentikan Al-Qur’an dengan sangat jelas.
- Surah Al-Falaq ayat 1: “قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ” (Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh). Ayat ini menunjukkan permohonan perlindungan dengan sangat jelas.
Badi’: Menambah Keindahan dalam Bahasa
Badi’ adalah ilmu yang mempelajari keindahan bahasa melalui penggunaan gaya bahasa, seperti metafora, simile, dan aliterasi. Dalam Al-Qur’an, banyak ayat yang menggunakan gaya bahasa yang indah untuk menarik perhatian dan menyentuh hati pembacanya.
Contoh Ilmu Bayan dalam Al-Qur’an:
- Surah An-Nur ayat 35: “اللَّهُ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ” (Allah adalah cahaya langit dan bumi). Ayat ini menggunakan metafora untuk menggambarkan kebesaran dan keagungan Allah.
- Surah Al-Mulk ayat 3: “الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا” (Yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis). Ayat ini menggunakan gaya bahasa yang indah untuk menggambarkan kebesaran ciptaan Allah.
- Surah Al-Baqarah ayat 261: “مَثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ” (Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir). Ayat ini menggunakan simile untuk menggambarkan keberkahan dari sedekah.
Ilmu Balaghah adalah ilmu yang sangat penting dalam memahami Al-Qur’an. Dengan mempelajari ilmu ini, kita dapat lebih memahami makna yang tersirat dalam ayat-ayat Al-Qur’an, menjelaskan pesan-pesan yang terkandung di dalamnya dengan jelas, dan mengapresiasi keindahan bahasa yang digunakan.

0 Komentar