Pengurus Baru UKMU Nafilah Resmi Dilantik

 Pengurus Baru Periode 2019


PELANTIKAN PENGURUS : Proses pelantikan struktur kepengurusan baru oleh Wakil Rektor Tiga UIN Walisongo Semarang, Prof. dr. Suparman Syukur, M. Ag, Senin (25/2).

SEMARANG – Sejumlah 62 Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas (UKMU) Nadi Walisongo Fi al- Lughah Al- Arabiyyah (NAFILAH) periode 2019 resmi dilantik oleh Wakil Rektor Tiga Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Prof. dr. Suparman Syukur, M.Ag. di Auditorium Satu Kampus Satu UIN Walisongo, Senin (25/2). 
Ro’iis Amm Nafilah 2019, Fajrur Rahman Hamid mengatakan, pelantikan pengurus Nafilah tahun ini memiliki Visi yakni “Memperluas Akses Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab yang profesional”. Pelantikan tersebut disaksikan oleh A’dho’ Nafilah 2018, para senior keluarga besar UKMU Nafilah, serta perwakilan dari beberapa UKMU di UIN Walisongo, salah satunya Presiden DEMA-U, Pryo Ihsan Aji.
Fajrur (23) menambahkan, Nafilah telah melahirkan kader-kader yang progresif terutama dalam memelihara eksistensi dan mengembangkan Bahasa Arab khususnya di lingkungan UIN Walisongo maupun di luar lingkup universitas.
“ UKMU Nafilah sebagai wadah bakat dan minat A’dho’ Nafilah untuk lebih optimis sekuat tenaga menatap masa depan melalui penguasaan Bahasa Arab diseluruh aspek kebahasaan, yakni ketrampilan berbicara (kalam), membaca (qira’ah), mendengar (istima’), menulis (kitabah), bahkan tarjamah,” imbuhnya.
Salah satu pengurus Qism Shahafah Wa Tarjamah, Icha menjelaskan, UKMU Nafilah memiliki lima bagian dalam struktur kepengurusan. Diantaranya Majlis Riasah, Qism Tarbiyah Wa Ihyau- Lughoh, Qism Shahafah Wa At-Tarjamah, Qism Fanniyah, Qism Munadzomah Wa Alaqotu-l-ammah.
“Tiap bagian dalam struktur kepengurusan akan mendiskusikan bersama Program Kerja (Proker) yang akan diambil dalam satu tahun ke depan,” ujarnya.
Icha (21) menambahkan bahwasanya UKMU Nafilah akan terus menjaga eksistensi Bahasa Arab di era millenial yang semakin canggih. Diantaranya dapat melalui perantara media cetak maupun media online agar terus berkiprah di lingkungan Mahasiswa UIN Walisongo. (ICHA).

Komentar