Tingkatkan Potensi Diri, UKM-U NAFILAH Kembali Adakan MMA 2024



Semarang - Unit Kegiatan Mahasiswa Tingkat Universitas (UKM-U) NAFILAH UIN Walisongo Selenggarakan Ajang Perlombaan "Mahrajan Musabaqoh Al 'Arabiyah" (MMA) Tingkat Nasional pada Kamis, (16/05/2024). 


Acara ini diikuti oleh peserta mulai usia 17-23 tahun dengan 3 cabang lomba yaitu Khitobah, Qiroatusy Syi'ir, dan Musabaqoh Qiraatul Kutub (MQK). 


Bertempat di Gedung IsdB Sosial Humaniora Kampus 3 UIN Walisongo Semarang dan dimulai dari pukul 08.00 WIB, Puncak Final MMA ini dihadiri oleh Finalis 10 besar cabang lomba yang sebelumnya telah mengikuti tahap eliminasi secara online. 


Wafiq Akbar Hasibuan selaku Ketua Umum UKM-U NAFILAH menyampaikan bahwa Aktualisasi potensi diri penting untuk dilakukan guna meningkatkan kemampuan dan pengembangan bakat dalam hidup seseorang. 


"Aktualisasi potensi diri merupakan proses dimana kita bisa berusaha mencapai potensi dan kemampuan terbaik dalam hidup, sedangkan integrasi diri dapat kita artikan sebagai pemahaman dan penerimaan semua bagian yang membentuk diri kita tanpa konflik dan masalah. Jadi hal tersebut penting untuk mengukur kekuatan dan kelemahan diri kita". Jelas Akbar. 


Dalam sesi akhir acara, diadakan pula Seminar Nasional yang diisi oleh Ustadz Ach. Fahmi Alwan (Founder El Kaffah) dan Ustadz Husain Rifa'i (Debaters Bahasa Arab Internasional). 


Disampaikan oleh Ustadz Fahmi bahwa "Manfaat mengenali potensi diri yaitu kita dapat meningkatkan kualitas diri, mudah menentukan pilihan, dan produktivitas belajar akan lebih meningkat". 


Dilanjutkan oleh Ustadz Husain bahwa belajar bahasa Arab itu tidak hanya melalui lomba saja, tapi banyak cara lain yang dapat digunakan. 


"Belajar bahasa Arab itu bisa dengan cara apapun, tidak hanya dengan lomba. Karena semua proses itu butuh waktu dan segala hal akan ada jalannya", pungkasnya.


Penulis: Khoirun Nisa

Posting Komentar

0 Komentar