Semarak Gema Sholawat dan Seni Islami Hidupkan Nuansa Religius di Kampus UIN Walisongo

 


Semarang, 3 Desember 2025 - UKM Nafilah UIN Walisongo berkolaborasi dengan UKM LDK Arofah menyelenggarakan kegiatan Gema Sholawat dan Seni Islami pada Rabu malam, 3 Desember 2025, yang dimulai pukul 18.30 WIB bertempat di Auditorium II Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh mahasiswa, civitas akademika, serta masyarakat sekitar dengan penuh antusias.

Mengusung tema “Cahaya Cinta Rasul dalam Irama Sholawat dan Keindahan Seni Islami”, kegiatan ini menjadi ruang ekspresi seni sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual di lingkungan kampus. Beragam rangkaian acara turut memeriahkan kegiatan, di antaranya haflah tilawah, parade 100 rebana kolosal, serta penampilan terbaik dari para talent UKM Nafilah yaitu taqdimul qishoh, khitobah, qiro’atus syi’ir, dan ghina’.

Sejak awal acara, suasana auditorium terasa khidmat dan hangat. Lantunan sholawat yang menggema dari berbagai penampil menghadirkan nuansa religius yang menenangkan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bernuansa Islami, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dalam mengekspresikan kecintaan kepada Rasulullah saw. melalui seni.

Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara UKM Nafilah dan LDK Arofah. 

“Kolaborasi ini menjadi salah satu ikhtiar kami dalam menghadirkan ruang dakwah yang sejuk melalui seni dan sholawat,” ujarnya.

Senada dengan itu, ketua umum UKM Nafilah menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh panitia dan peserta.

 “Kami bersyukur acara ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan yang baik. Semoga melalui kegiatan ini, suasana kebersamaan dan semangat bershalawat di lingkungan kampus semakin terasa,” ujar Alfin Aulia, ketua umum UKM Nafilah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UKM Nafilah dan LDK Arofah berharap nilai-nilai kebaikan, kecintaan terhadap Rasulullah saw., serta semangat kebersamaan dapat terus tumbuh di lingkungan kampus UIN Walisongo Semarang.


Komentar